$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Ekonomi Melemah, LPS Tetapkan Likuiditas Perbankan RI pada Status Waspada

GELORA BANGSA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan rasio intermediasi perbankan atau loan to deposit ratio (LDR) perbankan per...

Gambar terkait

GELORA BANGSA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan rasio intermediasi perbankan atau loan to deposit ratio (LDR) perbankan per September ini telah melewati angka 92%.

Ini juga menandakan kondisi likuiditas perbankan sudah berada pada status waspada.

Anggota Dewan Komisioner LPS Destry Damayanti mengatakan LDR perbankan sekarang berada pada level 94%.

Kenaikan ini dikarenakan tingginya pertumbuhan penyaluran kredit yang mencapai 12,3% pada September 2018, sementara dana pihak ketiga (DPK) hanya tumbuh 6,62%.

"Kami melihat ada suatu risiko likuiditas di mana pertumbuhan kredit naik hampir dua kali lipat dari pertumbuhan dana," kata Destry di kantor LPS Gedung Equity Tower, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Menurut Destry, jika pertumbuhan kredit lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan dana, dikhawatirkan ke depan dana modal yang dimiliki perbankan justru akan tergerus oleh penyaluran kredit.

"Sehingga dana-dana cadangan untuk reserve dan lain-lain menjadi berkurang dan likuiditas bank akan terganggu," kata Destry.

Di sisi lain, Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan menjelaskan pelemahan pasar finansial, terutama di negara berkembang, membuat nilai imbal hasil (yield) di pasar saham dan obligasi terkerek naik. Tak terkecuali di Indonesia.

Faktor utama pelemahan pasar global di antaranya disebabkan oleh perang dagang antara AS dan China, Brexit, kenaikan harga minyak di pasar global, risiko krisis fiskal Italia, dan lain-lain.

"Tapi bobot paling besar ya di perang dagang ini," kata Fauzi.

Bersama dengan kondisi global yang membuat ketidakpastian masih tinggi ini, Fauzi memperkirakan LDR perbankan Indonesia tahun 2019 akan naik mencapai kisaran 95%.

"Tapi ini angka sementara ya, dan itu dengan perkiraan pertumbuhan kredit 12,4% dan DPK 9%," katanya.

Fauzi berdalih, perkiraan yang didasarkan pada pertumbuhan ekonomi yang diprediksi masih relatif baik sekitar 5% dan tingkat pertumbuhan inflasi sekitar 3% akan menghasilkan DPK yang netral di angka 9%.

Namun kembali lagi Fauzi mengingatkan, kesempatan untuk memperkecil LDR paling besar lebih dipengaruhi oleh keadaan pasar global yang kondusif.

"Artinya, investor global tak lagi khawatir dengan negara berkembang, mereka tak lagi memburu safe haven assets dalam bentuk US cash market misalnya. Dana tersebut akan kembali ke negara berkembang di mana imbal hasil obligasi dan valuasi saham sangat menarik," katanya.

Sumber: CNBC Indonesia


Name

Berita,572,Internasional,51,Nasional,339,Opini,197,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Ekonomi Melemah, LPS Tetapkan Likuiditas Perbankan RI pada Status Waspada
Ekonomi Melemah, LPS Tetapkan Likuiditas Perbankan RI pada Status Waspada
http://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/lembaga-penjamin-simpanan-lps_20160330_185856.jpg
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2018/11/ekonomi-melemah-lps-tetapkan-likuiditas.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2018/11/ekonomi-melemah-lps-tetapkan-likuiditas.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy