$type=grid$meta=0$readmore=0$snippet=0$count=3$show=home

Ada Apa Dengan BAWASLU? Saat Sandi Dibilang "Tak Melanggar", Giliran Sri Mulyani Mau Dijerat...

GELORA BANGSA - Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq meminta Badan Pengawas Pemilu bersik...

Bawaslu Ekstra Hati-Hati Telusuri Laporan Kampanye di Kampus

GELORA BANGSA - Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq meminta Badan Pengawas Pemilu bersikap adil.

"TKN Jokowi-Amin sederhana saja, kalau itu menjadi regulasi yang harus dipatuhi bersama ya kita patuhi, bahwa tidak boleh kampanye di pesantren apalagi kampus. Tapi Bawaslu harus tegas, jangan sampai ada kubu diuntungkan dan yang lain dirugikan," ujar Maman di Jakarta, Kamis.

Beberapa hari lalu, BAWASLU menilai Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani bisa terjerat pasal 282 dan 283 UU Pemilu.

Penilaian itu muncul setelah Bawaslu RI melihat video yang memuat tingkah Sri Mulyani dan Luhut di acara IMF-Bank Dunia beberapa hari lalu. 

Saat itu, Luhut dan Sri Mulyani meminta Managing Director IMF Christine Lagarde serta Presiden Bank Dunia Jim Yom Kim untuk berpose foto dengan salam satu jari.

"Kami belum terima laporan, itu masih harus dilihat secara utuh. Ya itu mungkin bisa [dijerat] dugaan pelanggaran pasal 282 sama pasal 283," kata Fritz kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Dalam kesempatan terpisah, BAWASLU sudah beberapa kali melepas kubu Prabowo dari dugaan pelanggaran:

1. Mahar Politik

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI memutuskan tak menemukan pelanggaran pemilu terkait dugaan pemberian mahar politik.

"Terhadap pokok laporan nomor 01/LP/PP/RI/00.00/VIII/2018 yang menyatakan diduga telah terjadi pemberian imbalan berupa uang oleh Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS pada proses pencalonan presiden dan wakil presiden tidak dapat dibuktikan secara hukum," ujar Ketua Bawaslu Abhan dalam keterangan resminya, Jumat (31/8/2018).

2. Kampanye di 2 Kampus

Badan Pengawas Pemilu menyatakan belum dapat menyelidiki dugaan kampanye yang dilakukan Sandiaga Uno di Universitas Muhammadiyah Profesor Dr. Hamka (Uhamka) dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).


"Kami belum bisa masuk ke sana (menyelidiki dugaan kampanye di kampus) karena belum ada pasangan calon. Itu masalahnya," ujar Rahmat di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/9).

Belum lagi kasus yang tidak jelas ujung pangkalnya

1. Hoax Ratna Sarumpaet
2. Ketum PKS memperbolehkan kampanye Negativ
3. Pengerahan anak dibawah umur
5. Bendera 2019GP di Pengungsian Lombok

Oleh: Tim gelora bangsa, dari berbagai sumber


Name

Berita,696,Internasional,57,Nasional,457,Opini,198,
ltr
item
GELORABANGSA.COM: Ada Apa Dengan BAWASLU? Saat Sandi Dibilang "Tak Melanggar", Giliran Sri Mulyani Mau Dijerat...
Ada Apa Dengan BAWASLU? Saat Sandi Dibilang "Tak Melanggar", Giliran Sri Mulyani Mau Dijerat...
http://img.bisnis.com/thumb/posts/2018/09/27/842953/foto-bawaslu.jpg?w=600&h=400
GELORABANGSA.COM
https://www.gelorabangsa.com/2018/10/ada-apa-dengan-bawaslu-giliran-sandi.html
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/
https://www.gelorabangsa.com/2018/10/ada-apa-dengan-bawaslu-giliran-sandi.html
true
8720628738510203021
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy